Advertisements

Barbie Hair Do With Crown 1377-1 | Mainan Boneka, Boneka Baby Check Up


Barbie Hair Do With Crown 1377-1 Harga Rp 105.000

Mainan patung kepala Barbie untuk si cantik bermain sambil belajar merias.Included : Sisir 3 rambut sambungan ( dengan jepitan ) Kuncir rambut 2 jepit rambutTinggi Barbie 20cm. Bersetifikasi SNI.Untuk usia 3thn+. Volumetrik 1kg.

INFORMASI TAMBAHAN :

HARGA BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM.

CARA PEMESANAN :

  1. Pemesanan dapat dilakukan via WEBSITE dengan mengisi formulir di bagian bawah ini, pada halaman PRODUK YANG MAU DIBELI.
  2. Setelah mengisi formulir dan mendapat informasi ketersediaan stok dan TOTAL YANG HARUS DITRANSFER via sms / WA dari HP 0813 1852 5858 ATAU 0812 8303 7887, PIN BB: 5EA 6774 A silahkan transfer via Bank ke Rekening MANDIRI 142-001-096-3196 atau BCA 4700-275-430 a.n Nani Rumiyanti.
  3. Transfer sebelum jam 4 sore, barang akan dikirim pada hari yang sama.
  4. Transfer setelah jam 4 sore, barang akan dikirim pada keesokan harinya.
  5. Setelah transfer, harap konfirmasi ke kami dengan mengisi formulir pada page KONFIRMASI TRANSFER atau via SMS/WA/BBM.
  6. Cara Menghitung Ongkos Kirim dan Jumlah Yang Ditransfer :
    • Misal Produk yang dibeli harga Rp 100.000 dengan berat produk 2kg (TIDAK ADA keterangan FREE ONGKIR di halaman produk)
    • Maka harga yang tertera di website belum termasuk ongkos kirim.
    • Jumlah yang ditransfer yaitu sebesar harga barang plus ongkos kirim. Ongkos kirim dikenakan untuk per kg nya. Misal dikirim ke kota SEMARANG dengan keterangan ongkir Rp 16.000/kg, maka jumlah yang ditransfer adalah sebesar Rp 132.000 (Harga Produk Rp 100.000 + [ 2kg x Rp 16.000 ] ongkir ).Atau konfirmasi ke Contact Center kami di 0812 8303 7887 / 0813 1852 5858 Pin BB 5946 B373 / 5869 B81D.

FORMULIR PEMESANAN

Artikel Terkait

Boneka jari Boneka ini dibuat dengan alat sederhana seperti tutup botol, bola pingpong, bambu kecil yang dapat dipakai sebagai kepala boneka. Sesuai dengan namanya boneka ini dima-inkan dengan menggunakan jari tangan. Kepala boneka diletakkan pada ujung jari kita/ dalam. Dapat juga dibuat dari semacam sarung tangan, dimana pada ujung jari sarung ta-ngan tersebut sudah berbentuk kepala boneka dan dengan demikian kita/ dalam tinggal memainkannya saja. Boneka Tangan Kalau boneka dari setiap ujung jari kita dapat memainkan satu tokoh, lain halnya dengan boneka tangan. Pada boneka tangan ini satu tangan kita hanya dapat memainkan satu boneka. Disebut boneka tangan, karena boneka ini hanya terdiri dari kepala dan dua tangan saja, sedangkan bagian badan dan kakinya hanya merupakan baju yang akan menutup lengan orang yang memainkannya disamping cara memainkannya juga hanya memakai tangan (tanpa menggunakan alat bantu yang lain). Cara memainkanya adalah jari telunjuk untuk memainkan atau menggerakkan kepala, ibu jari, dan jari tangan untuk menggerakkan tangan. Di Indonesia penggunaan boneka tangan sebagai media pendidikan/ pembelajaran di sekolah-sekolah sudah dilak-sanakan, bahkan dipakai diluar sekolah yaitu pada siaran TVRI dengan film seri boneka “Si Unyil” Varian lain dari boneka tangan adalah boneka muppet (kami sebut cablak) yang mulutnya bisa digerakkan dengan cara memasukkan empat jari kebagian atas mulut dan ibu jari ke bagian bawah mulut.Here is a US $4.00 coupon: https://goo.gl/efW8Ef Boneka Tongkat Disebut boneka tongkat karena cara memainkannya dengan menggunakan tongkat. Tongkat-tongkat ini dihubungkan dengan tangan dan tubuh boneka. Wayang Golek di Jawa Barat misalnya adalah termasuk boneka jenis ini. Untuk keperluan penggunaan boneka tongkat sebagai media pendidikan/ pembelajaran di sekolah, maka tokoh-tokohnya dibuat sesuai dengan keadaan sekarang. Misalnya dibuat tokoh tentara, pedagang, lurah, nelayan dan sebagainya Boneka tongkat dapat dibuat darikayu yang lunak seperti kayu kemiri, randu, dan sebagainya. Boneka Tali Boneka tali atau “Marionet” banyak dipakai dinegara barat. Perbedaan yang menyolok antara boneka tali dengan boneka yang lain adalah, boneka tali bagian kepala, tangan, dan kaki dapat digerak-gerakkan menurut kehendak kita/dalangnya. Cara meng-gerakkannya dengan tali. Dengan demikian maka kedudukan tangan orang yang memain-kannya berada di atas boneka yang dimainkannya. Untuk memainkan boneka tali diperlukan latihan-latihan yang teratur, sebab memainkan boneka tali ini memerlukan keterampilan yang lebih sulit dibandingkan dengan memainkan boneka-boneka yang lainnya. Adakan tetapi memiliki kelebihan lebih hidup dari pada boneka yang lain, karena mendekati gerak manusia atau tokoh yang sebenarnya. Boneka Bayang-bayang Boneka bayang-bayang (Sadhow Puppet) adalah jenis boneka yang cara memainkannya dengan mempertontonkan gerak bayang-bayang dari boneka tersebut. Di Indonesia khususnya di Jawa dikenal dengan “Wayang kulit”. Namun untuk keperluan sekolah, wayang semacam ini dirasakan kurang efektif, karena untuk memainkan boneka ini diperlukan ruangan gelap/tertutup. lagi pula diperlukan lampu untuk membuat bayang-bayang layar.Here is a US $4.00 coupon: https://goo.gl/efW8Ef Beberapa keuntungan penggunaan boneka untuk sandiwara adalah: 1) Tidak memerlukan waktu yang banyak, biaya dan persiapan yang terlalu rumit. 2) Tidak banyak memakan tempat, panggung sandiwara boneka dapat dibuat cukup kecil dan sederhana. 3) Tidak menuntut keterampilan yang rumit bagi yang akan memainkannya. 4) Dapat mengembangkan imajinasi anak, mempertinggi keaktifan dan menambah suasana gembira. Petunjuk Penggunaan Boneka sebagai Media Pembelajaran Agar boneka dapat menjadi media instruksional yang efektif, maka perlu kita per-hatikan beberapa hal yang antara lain adalah: (1) Rumusan tujuan pembelajaran dengan jelas. Dengan demikian akan dapat diketahui, Apakah tepat digunakan permainan sandiwara boneka atau sandiwara yang lain. (2) Buatlah naskah atau skenario sandiwara yang akan dimainkan secara terperinci. Baik dialognya, settingnya dan adegannya harus disusun secara cermat, sekalipun dalangnya dimungkinkan untuk berimprovisasi saat ia mendalang/memainkan boneka tersebut. (3) Permainan boneka mementingkan gerak dari pada kata. Karena itu pembicaraan jangan terlalu panjang, dapat menjemukan penonton. Untuk anak-anak usia kelas rendah sekolah dasar atau anak-anak TK, sebaiknya permainan boneka dirancang untuk banyak melibatkan dialog dengan anak pada saat permainan. (4) Permainan sandiwara boneka jangan terlalu lama, kira-kira 10 sampai 15 menit. Agar pesan khusus yang disampaikan kepada anak dalam permainan sandiwara boneka tersebut dapat ditangkap/dimengerti oleh anak-anak/penonton. (5) Hendaknya diselingi dengan nyanyian, kalau perlu penonton diajak nyanyi bersama. Bila perlu dilanjutkan dengan dialog atau diskusi dengan anak-anak/penonton untuk memantapkan pesan nilai yang diajarkan. (6) Isi cerita hendaknya sesuai dengan umur dan kemampuan serta daya imajinasi anak-anak yang menonton. (7) Selesai permainan sandiwara, hendaknya diadakan kegiatan lanjutan seperti tanya-jawab, diskusi atau menceritakan kembali tentang isi cerita yang disajikan. (8) Jika memungkinkan, berilah kesempatan kepada anak-anak untuk memainkannya.Here is a US $4.00 coupon: https://goo.gl/efW8Ef

Advertisements

Posted on June 19,, in Mainan Boneka and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s