Advertisements

Music Cellular Phone | Mainan Bayi, Jual Mainan Bayi Kitchen Set Koper


Music Cellular Phone Harga Rp 34.000

Suara musik, suara 1-9, suara nut nut telepon, dan suara telepon. Warna kontras. sssssttt ada rahasia di balik Cermin, cermin dapat menyala dan akan terlihat gambar binatang.Volumetrik 1.

INFORMASI TAMBAHAN :

HARGA BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM.

CARA PEMESANAN :

  1. Pemesanan dapat dilakukan via WEBSITE dengan mengisi formulir di bagian bawah ini, pada halaman PRODUK YANG MAU DIBELI.
  2. Setelah mengisi formulir dan mendapat informasi ketersediaan stok dan TOTAL YANG HARUS DITRANSFER via sms / WA dari HP 0813 1852 5858 ATAU 0812 8303 7887, PIN BB: 5EA 6774 A silahkan transfer via Bank ke Rekening MANDIRI 142-001-096-3196 atau BCA 4700-275-430 a.n Nani Rumiyanti.
  3. Transfer sebelum jam 4 sore, barang akan dikirim pada hari yang sama.
  4. Transfer setelah jam 4 sore, barang akan dikirim pada keesokan harinya.
  5. Setelah transfer, harap konfirmasi ke kami dengan mengisi formulir pada page KONFIRMASI TRANSFER atau via SMS/WA/BBM.
  6. Cara Menghitung Ongkos Kirim dan Jumlah Yang Ditransfer :
    • Misal Produk yang dibeli harga Rp 100.000 dengan berat produk 2kg (TIDAK ADA keterangan FREE ONGKIR di halaman produk)
    • Maka harga yang tertera di website belum termasuk ongkos kirim.
    • Jumlah yang ditransfer yaitu sebesar harga barang plus ongkos kirim. Ongkos kirim dikenakan untuk per kg nya. Misal dikirim ke kota SEMARANG dengan keterangan ongkir Rp 16.000/kg, maka jumlah yang ditransfer adalah sebesar Rp 132.000 (Harga Produk Rp 100.000 + [ 2kg x Rp 16.000 ] ongkir ).Atau konfirmasi ke Contact Center kami di 0812 8303 7887 / 0813 1852 5858 Pin BB 5946 B373 / 5869 B81D.

FORMULIR PEMESANAN

Artikel Terkait

Contoh permainan sesuai dengan usia anak, dan kecerdasan apa yang bisa dikembangkan :Usia 0 – 3 bulanPada usia ini, kemampuan bayi masih sangat terbatas, sehingga kita perlu berhati-hati dalammelakukan permainan. Bayi baru mulai bisa membedakan warna, serta baru mulai melakukan interaksinya dengan dunia luar.1. Kecerdasan Interpersonal dan LinguistikBercakap-cakap dengan bayi Anda, dalam bahasa yang singkat dan jelas. Misalnya “Ini Mama”. Sambil bercakap-cakap, arahkan wajah Anda berhadapan dengan wajahnhya. Permainan ini akan menjadi dasar kemampuan bahasa, serta dengan melakukan tatap muka, maka bayi mulai diajarkan untuk melakukan kontak dengan orang lain. 2. Kecerdasan MusikalPerdengarkan musik bagi bayi Anda. Bunyi-bunyian yang memiliki ritme tetap juga akan membantu anak untuk belajar memahami bunyi. 3. Kecerdasan Spasial dan Kinestetik Perdengarkan sumber suara, misalnya kerincingan, suara ibu atau ayah. Dan biarkan bayi mencari sumber suara. Ingat, respons bayi masih lambat, tidak heran bila ada jeda beberapa detik sebelum bayi memberikan respons. Lakukan dengan memindah-mindahkan sumber suara. Bila memungkinkan, gantung mainan bayi di atas, lalu biarkan mainan itu bergerak memutar dan bersuara. Ini akan membuat bayi menggerakkan bola mata, dan menggerakkan kepala mengikuti sumber gerakan dan suara. Berikan rattles, atau mainan lembut lainnya (soft toys), sehingga bayi mulai belajar menggenggam serta menggerakkan mainan tersebut. Letakkan mainan di depan bayi dalam posisi telungkup dan dalam jangkauan, biarkan bayi mencoba maraih/mengambil mainan tersebut. 3. Mainan yang mengasah kreativitasKadang-kadang kita bisa memberikan mainan edukasi yang baik bahkan tanpa membeli atau menggunakan mainan sama sekali. Kita bisa menggunakan benda apa saja yang ada di rumah untuk menjadi mainan selama itu aman. Kotak korek api, gagang es krim, botol minuan kosong, semuanya bisa diubah menjadi bahan permainan yang menarik.Perlunya membiasakan anak untuk bermain di alam terbuka.Perlunya membiasakan anak untuk bermain di alam terbuka, agar anak terbiasa berpikir kreatif memanfaatkan benda yang ada disekitarnyaKeuntungan lain dari menggunakan benda-benda yang ada di sekitar adalah dapat mengasah kreatifitas anak-anak. Sudah menjadi sifat anak-anak untuk merasa cepat bosan dengan satu jenis mainan dan menginginkan mainan yang lain. Dengan terbiasa menggunakan benda-benda yang ada di rumah, maka anak-anak akan terbiasa untuk berpikir bagaimana memanfaatkan benda yang ada untuk melakukan permainan yang mengasyikan.4. Mainan yang mengasah imajinasiImajinasi seorang anak tidak tergantung kepada mainan yang dipegangnya. Ketika anak laki-laki saya berusia tiga-empat tahun, dia sangat gemar sama mobil. Tapi ketika saya belikan mobil-mobilan, ternyata dia tidak terlalu antusias untuk memainkannya. Dia lebih memilih untuk bermain mengendarai mobil dalam imajinasinya menggunakan barang yang ada di rumah.Dia memiliki tiga mobil favorit yang sering dia “kendarai”, yaitu Suzuki Grand Vitara, Toyota Kijang, dan Honda CRV. Saya tidak begitu menyadari hal ini sampai suatu ketika dia menangis mengatakan bahwa mobil Grand Vitara dia tidak ada. Saya kebingungan karena tidak tahu benda apa yang dia maksud. Akhirnya setelah menyodorkan berbagai benda yang saya lihat dia sering pegang, maka tahulah saya bahwa Suzuki Grand vitara adalah sendok nasi, Toyota Kijang adalah sebuah kotak pensil, dan Honda CRV adalah sebuah piring plastik butut.Untuk mengasah imajinasi anak tidak diperlukan mainan yang mahal. Mainan yang sangat mirip dengan aslinya kadang-kadang bisa menghalangi imajinasi si anak. Banyak cara untuk menstimulasi anak usia 0-5 tahun, salah satunya dengan cara bermain. Karena pada usia tersebut merupakan masa emas pertumbuhan otak, di mana stimulasi, perkembangan kognisi, sosial dan emosi anak mencapai tahap optimal. Apa fungsi bermain, sehingga dikatakan penting untuk anak. Menurut Landreth, seperti yang disampaikan Muhamad Rizal, Psi pada Smart Parents Confrence. Bermain adalah bagian integral dari masa kanak-kanak, suatu media yang unik untuk memfasilitasi perkembangan ekspresi bahasa, keterampilan komunikasi, perkembangan emosi, keterampilan sosial, keterampilan pengambilan keputusan, dan perkembangan kognitif pada anak-anak. Sedangkan permainan adalah semua media yang dipakai oleh anak untuk melakukan kegiatan bermainnya. Dalam memilih permainan untuk anak, orangtua perlu mempertimbangkan faktor usia, karena ini berkaitan dengan tahapan perkembangannya. Untuk itu, perhatikan mainan yang akan dimainkan cocok untuk usia berapa. Kecuali untuk permainan tradisional, maka orangtua yang menentukan apakah cocok bila dimainkan oleh anak (sesuaikan dengan perkembangan anak, baik itu perkembangan sosial, motorik, kognisi ataupun bahasa).

Advertisements

Posted on June 18,, in Mainan Bayi and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s