Advertisements

Gambang Kode 3079 Kategori Mainan Musik | Harga Drum Mini Roling


Gambang Harga Rp 35.000

Kategori : Mainan Musik Tags : Harga Drum Mini Roling

INFORMASI TAMBAHAN :

HARGA BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM.

CARA PEMESANAN :

  1. Pemesanan dapat dilakukan via WEBSITE dengan mengisi formulir di bagian bawah ini, pada halaman PRODUK YANG MAU DIBELI.
  2. Setelah mengisi formulir dan mendapat informasi ketersediaan stok dan TOTAL YANG HARUS DITRANSFER via sms / WA dari HP 0813 1852 5858 ATAU 0812 8303 7887, PIN BB: 5EA 6774 A silahkan transfer via Bank ke Rekening MANDIRI 142-001-096-3196 atau BCA 4700-275-430 a.n Nani Rumiyanti.
  3. Transfer sebelum jam 4 sore, barang akan dikirim pada hari yang sama.
  4. Transfer setelah jam 4 sore, barang akan dikirim pada keesokan harinya.
  5. Setelah transfer, harap konfirmasi ke kami dengan mengisi formulir pada page KONFIRMASI TRANSFER atau via SMS/WA/BBM.
  6. Cara Menghitung Ongkos Kirim dan Jumlah Yang Ditransfer :
    • Misal Produk yang dibeli harga Rp 100.000 dengan berat produk 2kg (TIDAK ADA keterangan FREE ONGKIR di halaman produk)
    • Maka harga yang tertera di website belum termasuk ongkos kirim.
    • Jumlah yang ditransfer yaitu sebesar harga barang plus ongkos kirim. Ongkos kirim dikenakan untuk per kg nya. Misal dikirim ke kota SEMARANG dengan keterangan ongkir Rp 16.000/kg, maka jumlah yang ditransfer adalah sebesar Rp 132.000 (Harga Produk Rp 100.000 + [ 2kg x Rp 16.000 ] ongkir ).Atau konfirmasi ke Contact Center kami di 0812 8303 7887 / 0813 1852 5858 Pin BB 5946 B373 / 5869 B81D.

FORMULIR PEMESANAN

ARTIKEL TERKAIT

Si kecil tumbuh sehat tentu saja membahagiakan bagi setiap orang tua, terlabih jika kemampuannya juga berkembang seturut usianya. Tidak dipungkiri usia balita adalah usia emas di mana si kecil belajar apa saja yang menjadi dasar bagi kehidupannya kelak. Berjalan, bicara, juga mengungkapkan emosi. Di masa ini tidak mereka saja yang belajar, orang tua juga dituntut untuk belajar bagaimana mengenalkan hal-hal baru yang harus diketahui oleh si kecil.Ketika si kecil beranjak dua tahun tentu perkembangan sudah mulai terlihat. Kemampuannya yang berhubungan dengan inderawi juga semakin terasah. Termasuk dalam hal mengenal warna-warna. Di usia dua tahun, perkembangan visual si kecil telah sempurna, namun pengenalannya harus tetap bertahap.Biasanya warna-warna cerah akan lebih dikenali oleh si kecil. Mereka akan dengan cepat mengenali warna merah maupun kuning. Baru kemudian warna hijau, biru lalu secara bertahap ke warna-warna yang lebih muda. Untuk mengenalkan warna kepada anak, banyak sekali cara yang dapat digunakan. Membiarkan mereka memegang, mengalami benda-benda aneka warna yang ada di sekitar mereka, missal dengan contoh buah apel. Kemudian dengan menunjukkan warna pakaian yang dikenakan, sehingga mereka bisa mengingat juga menghayati warna-warna tersebut.Bernyanyi juga cara yang efektif. Lagu-lagu anak-anak seperti balonku ada lima, memudahkan mereka untuk mengingat nama-nama warna. Mainan juga berperan besar, untuk itu usahakan memberikan mainan anak yang bersifat edukatif sehingga bisa memberi nilai lebih. Mainan-mainan dalam ukuran yang cukup besar dan aman, dengan warna-warna mencolok bisa memberi stimulasi pada anak untuk mengenal dan mengingat warna.Di pertengahan usia dua tahun si kecil secara bertahap akan berkembang kemampuannya dalam mengenal warna, bahkan juga membedakan warna gelap dan terang. kemampuan anak mengenali dan menyebut warna secara benar sangat tergantung kepada kemampuannya berbicara dan mengingat. Dan jangan lupa untuk memberikan jawaban benar atau salah secara demonstratif juga, agar balita semakin antusias untuk belajar. Tentunya latihan ini memakan waktu, kesabaran orang tua juga dituntut lebih. Namun untuk kebaikan si kecil tentu bukan masalah bukan. “Ini nih, mobil-mobilanku lebih besar” Kata-kata ini sering kita dengan ketika anak-anak sedang berkumpul bermain bersama dengan membawa mainan-mainan anak milik mereka. Celoteh-celoteh mereka tidak jarang membuat kita sering tersenyum geli ketika mendengarnya. Namun perlu dicermati, jika sikap ini terus-terusan tentu akan berdampak kurang baik ketika dewasa nanti. Kecenderungan anak untuk memerkan barang-barang miliknya terutama mainan anak yang dimilikinya, tidak jarang dianggap sebagai bentuk pwerwujudan identitas diri. Ketika mereka memamerkan barang-barang miliknya, keberadaan dirinya dan juga memberikan “tanda” bahwa saya lebih dari teman-teman”Sikap ingin pamer atau menunjukkan barang sebagai identitas diri tentu bukan sesuatu yang positif. Terlebih ketika mereka dewasa nanti, alih-alih menjadi pribadi yang kuat, bisa jadi mereka malah terbawa arus budaya konsumerisme, hanya karena ingin menunjukkan identitas dan eksistensi diri. Membawa mainan anak yang keren dan paling canggih sering dianggap sebagai cara efektif bagi si kecil untuk menarik perhatian temannya. Dengan diperhatikan oleh temannya maka dia akan diterima oleh kelompok tersebut. Namun hati-hati, jika hal ini berlangsung terus menerus, si kecil akan menjadi menuntut lebih ke orang tua. Anak akan minta barang-barang yang lebih baru dan lebih unggul dibanding milik teman-temannya. Tentu ini tidak akan berkesudahan, jika sedari kecil tidak diberikan penjelasan. Anak adalah pengamat yang paling peka, apa yang dilihatnya, pasti akan ditirunya. Orang tua perlu mengkoreksi diri dulu sebelum memperingatkan anak. Bisa jadi si kecil hanya meniru apa yang dilihat dari orang tuanya saja. Penerimaan dalam sebuah kelompok penting dalam kehidupan sosial anak, bahkan ukuran sukses. Itulah mengapa peer group di usia anak sangat erat. Namun hal ini harus dibarengi dengan sikap positif yang bisa menumbuhkan kepribadian yang baik dalam diri anak.Memeriksa isi tas sekolah si kecil ketika akan berangkat bisa dilakukan, ketika mereka membawa barang-barang yang tidak diperlukan dalam kegiatan belajar, minta untuk meninggalkannya di rumah. Beri penjelasan yang mudah dimengerti dan masuk akal, tidak asal melarang dan menyuruh saja. Coba cari tahu tanggapannya mengenai teman-temannya. Si kecil sudah bisa kok merasakan perhatian yang tulus atau tidak.

Advertisements

Posted on June 9,, in Mainan Musik and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s