Advertisements

Baby Walker Care 2 In 1 dan Baby Walker Mamalove


Baby Walker Care 2 In 1 Baby Walker Mamalove

baby walker care 2 in 1 Tips Memilih Baby Walker

Pertama, kenyamanan adalah hal utama Perhatikan bahwa baby walker yang akan dibeli memiliki tinggi yang sama dengan tinggi tubuh anak, setidaknya pada bagian pegangan. Hal ini akan mendukung penggunaan sehingga anak tidak membungkuk atau merasa susah menggapainya ketika akan menggunakan. Selain itu, pastikan juga bahwa alat bantu jalan bayi yang dipilih dirakit dari bahan-bahan yang aman dari sisi komposisi bahan hingga kekuatannya. Jangan sampai baby walker yang Anda beli ternyata mudah jatuh dan menyebabkan kecelakaan pada si kecil. Sebagai opsi tambahan, Anda bisa memilih baby walker dengan tambahan permainan yang menyenangkan dan menarik perhatian anak atau bayi untuk menggunakannya.

Sebagai tambahan, setelah Anda mendapatkannya dan mulai untuk mengajari buah hati dalam berjalan, orang tua tidak meninggalkan anak untuk mengeksplorasinya sendiri. Kenalkan secara perlahan, berada di sisi mereka selama mereka mengenal dan belajar menggunakannya hingga mampu berjalan tanpa bantuan alat. Selain itu, usahakan untuk segera tanggap ketika terjadi kecelakaan seperti jatuh. Lebih lanjut, berjalan dengan baby walker hanya akan memperkuat kedua tungkai bawah, sedangkan kekuatan tungkai atas (paha) dan pinggul yang sangat dibutuhkan untuk berjalan menjadi tidak terlatih Di samping itu, penggunaan baby walker untuk bayi juga membuatnya tidak bisa melihat kakinya, tidak belajar cara menyeimbangkan tubuh dan berjalan dengan cara yang salah (ditopang ujung jari kakinya bukan dengan telapak kakinya). Karenanya, daripada memakaikan baby walker, lebih baik berikan mainan dorong dengan penopang atau kursi plastik kecil untuk didorong-dorong oleh bayi Anda yang sedang belajar berjalan.

Bahaya pemakaian baby walker pada bayi usia dini

Dengan baby walker, bayi menjadi lebih tinggi dan lebih mudah bergerak. Namun, bayi bergerak bukan dengan berjalan tapi dengan cara mendorong dari jari kaki sambil bersandar pada keliling baby walker, sehingga bayi yang belum bisa mengontrol gerakan dan kecepatannya akan mudah sekali celaka. Bayi akan bergerak lebih jauh ke area yang tidak aman baginya dan mencoba meraih benda di tempat tinggi yang mungkin berbahaya, seperti pisau, kabel listrik, kompor, minuman panas, benda berbahan kaca, dll. Bahaya baby walker lainnya termasuk terjungkal pada permukaan yang tidak rata, terjepit jarinya, jatuh ke kolam ataupun jatuh dari tangga. Selain itu, kelainan fisik pada anak seperti dada datar, paru-paru terhambat, perubahan bentuk tulang punggung, dan cacat kaki seringkali diakibatkan penggunaan baby walker untuk bayi. Hal ini dikarenakan tulang pada bayi masih lunak dan lentur, dan jika dipakaikan alat-alat bantu tersebut agar bisa menopang berat tubuhnya pada usia terlalu dini, akibatnya akan seperti sebatang tongkat elastis yang tertekuk oleh beban, menjadi melengkung dan berubah bentuk.

Kelainan fisik tersebut memang masih mungkin diperbaiki jika diketahui sejak dini, bahkan setelah lekukan nyata sudah terjadi, namun kerusakan telah terjadi. Pengobatannya meliputi penggunaan alat-alat yang akan membantu memperkuat kerangka dan meningkatkan kesehatan anak secara keseluruhan, dan menghindari penyebab awal kelainan fisik tersebut dengan tidak mengijinkan anak untuk menggunakan kakinya untuk berjalan untuk sementara waktu. Sesudah beberapa bulan, tungkai kakinya akan kembali normal, tulangnya dan ototnya menjadi kuat dan bayi mungkin sudah bisa diijinkan untuk berdiri dengan kakinya tanpa resiko terjadi cacat yang sama kembali. Memang ada manfaat menggunakan baby walker untuk bayi, namun dengan semua efek negatif dan bahaya penggunaan baby walker untuk bayi terutama pada bayi yang masih kecil, pemakaian baby walker sebaiknya dihindari. Sebaliknya, latihlah anak belajar berdiri dan berjalan dengan alami, dengan berpegangan pada benda disekitarnya.

Macam-macam baby walker

Karena besarnya permintaan, muncullah alternatif serupa baby walker yang diklaim lebih aman, seperti baby walker tanpa roda (exersaucer) yang memungkinkan bayi untuk berdiri, berputar ataupun berjingkak dengan lebih aman. Juga ada produsen yang memodifikasi ukuran baby walker hingga melebihi ukuran standar, dengan harapan mengurangi angka kecelakaan. Namun, inovasi berbagai macam baby walker ini belum terbukti menurunkan jumlah kecelakaan pada bayi. Jadi, pertimbangkan kembali sebelum memutuskan untuk menggunakan baby walker.

Baby Walker Mamalove

Beberapa jenis Jual Baby Walker Bayi Murah dan Baby walker lucu lainnya antara lain baby walker mamalove

Advertisements

Posted on February 26,, in Baby Walker, Baby Walker Bayi and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s