Jual Helm Sepeda Skuter Sepatu Roda Inline Skate Anak


UPDATE 01/09/16

KATEGORI MAINAN ANAK LAINNYA

Mainan Anak Best Seller Celengan Mainan Inflatable Kolam Anak Mainan Fancy
Mainan Game Mainan Musik Mainan Olahraga Mainan Telpon Learning Board Dan Meja Belajar
Perlengkapan Renang Skuter Anak Tenda Anak Mainan Bayi Bouncer Bayi
Walker Bayi Jual Boneka Boneka Tangan Evamat Puzzle Kolam Bayi Dan Baby Spa
Playgym Bayi & Musical Mobile Playmat Bayi Ring Closet Bayi Rattle, Teether, Buku Gigitan Bayi Rumah-Rumahan
Jual Boneka Mainan Dokter Set Mainan Masakan Dan Kitchen Set Mainan Kasir Dan Supermarket Rumah Boneka
Kecantikan Beauty Set Mainan Laki Laki Mainan Mobil Mobilan Mainan Kereta Action Figures
Mainan Robot Mainan Senjata Mainan Topeng Mainan Lintasan Dan Parkir Mainan Tool Set
Mainan Remote Control Mainan Edukatif Buku Edukasi Mainan Blocks Mainan Game
Mainan Laptop Mini Dan Ipad Learning Board Dan Meja Belajar Kayu Edukatif Mainan Lego Mainan Laptop Mini Dan Ipad
Mainan Dough Malam Lilin Mainan Puzzle Mainan Sortir PERLENGKAPAN BAYI Mainan Binatang
Mainan Kreatifitas Mainan Taman Bermain Playground Tempat Tepak Makan Botol Minum Buku Cerita Gambar Anak

Sebagai orang tua tentunya kita akan memberikan hal yang terbaik bagi buah hati kita. Pastinya kita akan selalu berusaha agar anak kita bisa survive dan sukses dimasa yang akan datang, tidak satupun orang tua menginginkan anaknya celaka ataupun terpuruk dimasa depan. Untuk mencapai hal tersebut tentunya kita harus memberikan atau mengajarkan hal-hal yang positif bagi mereka sejak dini agar hal-hal positif tersebut dapat menjadi kebiasaan yang akan terus dibawa sampai tua. Demikian halnya dengan tertib dalam berlalu lintas terutama pada penggunaan helm keselamatan saat mengendarai sepeda motor, sadarkah anda…?

Anda merasa tidak nyaman, gerah atau pusing saat menggunakan helm itu karena anda tidak terbiasa menggunakan helm sejak kecil. Seperti halnya dengan makan, sejak kita kecil kita sudah dibiasakan makan nasi sehingga perut kita akan nyaman dan terbiasa dengan nasi, perut akan terasa sakit atau kurang kenyang apabila kita memakan jagung. Nah itulah yang disebut dengan kebiasaan. Merasa gerah dan gatal bila memakai helm OK kita kembali ke topik…. Pada kesempatan ini saya akan sharing mengenai tips pribadi cara mengenalkan dan membiasakan anak memakai helm sejak dini. Berikut tips singkatnya : Helm training sebaiknya dimulai sejak anak mulai bisa berkomunikasi 2 arah (biasanya ditasa 2,5 tahun), dimana dia bisa mengeluh apabila merasa sakit, dia bisa menjawab pertanyaan kita dan sudah merespon dengan baik terhadap perintah kita. Belilah helm yang ukurannya sesuai dengan kepala anak anda (tidak terlalu sempit atau terlalu besar) karena hal ini akan berpengaruh terhadap kenyamanan, jangan sampai kesan pertama tidak nyaman sehingga membuat anak ogah menggunakan helm.

Belilah helm yang menarik buat anak kita, jangan memaksakan warna atau gambar kesukaan anda terhadap anak. Karena anak-anak memiliki warna dan dunia mereka sendiri sehingga mereka tidak akan tertarik terhadap warna atau gambar yang disukai orang dewasa. Ketertarikan seorang anak terhadap suatu obyek akan menyebabkan dia ingin selalu dekat dengan obyek tersebut. Contohnya ketika kita membelikan baju dengan gambar tokoh kartun favorit anak kita pasti baju tersebut akan selalu dipakai alias “Cuci Kering Pakai…Cuci Kering Pakai”. Belilah helm yang seringan mungkin dan berbentuk helm standard (menutupi seluruh kepala kecuali muka dan ada kaca pelindung). Helm yang mempunyai standard (SNI atau lebih tinggi) sangat direkomendasikan, namun perlu di ingat helm berstandard biasanya lebih berat dari helm abal-abal. Ingat kekuatan otot dan tulang leher anak anda belum sekuat otot dan tulang anda. Apalagi kondisi jalan di Indonesia banyak yang berlubang coba bayangkan berapa beban yang diterima leher anak anda ketika melewati jalan yang tidak rata atau berlobang. Tentunya kita tidak menginginkan anak kita cidera bukan…? Kecuali anda dapat memperoleh helm berstandard dan sangat ringan. Sebaiknya saat helm training anda berboncengan juga dengan ibunya (posisi anak anda di tengah).

Sehingga sang ibu bisa leluasa berkomunikasi dengan anak, tiap 5-10 menit tanyakan pada anak anda helmnya ingin dilepas atau tidak. Jangan terlalu memaksakan penggunaan helm pada anak Ingat kekuatan leher mereka belum sekuat leher anda jangan sampai menimbulkan cidera sehingga anak anda akan trauma mengunakan helm. Tidak perlu setiap hari training penggunaan helm, cukup 3 kali seminggu atau bahkan dihari minggu saja sudah cukup. Ajak anak anda keliling kampung atau kepasar sambil menggunakan helm. Hari pertama anak anda tahan 10 menit menggunakan helm, hari kedua anak anda tahan 10 menit menggunakan helm, hari ketiga target dia untuk tahan 15 menit menggunakan helm. Harus ada progress peningkatan waktu namun jangan terlalu dipaksakan. Anda juga bisa menerapkan “kalau pergi bareng ayah + bunda adik harus pakai helm, kalau pergi dengan bunda + kakak/nenek adik tidak perlu pakai helm” intinya yaitu memberikan kesempatan leher anak anda istirahat. Anda harus memberikan contoh yang baik dan komunikasi yang baik pula terhadap anak. Jelaskan fungsi helm dengan bahasa yang mudah diterima oleh anak – anak contoh istri saya sering berkata begini terhadap putri kami “Ayo pakai helm dulu biar gak panas…biar gak kelilipen” anda tidak perlu menjelaskan panjang lebar tentang fungsi helm pada anak balita, saya jamin gak bakalan nyambung. Jangan mengajak balita bepergian dengan motor terlalu jauh, sebaiknya menggunakan kendaraan umum apa bila perjalanan anda melebihi 3 jam (yang usia tua aja capek…pantat panas apalagi yang balita) Motor adalah sarana transportasi paling murah meriah dan hanya kalangan menengah ke atas saja yang dapat membeli mobil, oleh sebab itu mari kita latih anak kita untuk disiplin menggunakan helm sejak dini. Agar generasi masa depan sadar, taat dan patuh terhadap peraturan lalu lintas.

TIPS MEMILIH HELM

1) Pilihlah helm yang telah berlabel stiker DOT, dimana maksudnya adalah Helm tersebut telah memenuhi Safety Test Standard yang dilakukan oleh suatu lembaga resmi untuk pengujian Helm.

2) Jangan menggunakan HELM “cetok” karena helm seperti ini tidak akan dapat melindungi kepala pada saat terjadi kecelakaan.

3) Pilihlah kaca pelindung helm yang dapat melindungi mata serta dapat memberikan keleluasaan dalam pandangan.

4) Pilihlah helm yang mempunyai kaca pelindung transparent (tidak berwarna hitam), karena sangat berbahaya bila digunakan pada saat malam hari.

5) Pilihlah helm yang sesuai dengan ukuran kepala dan nyaman dipakai.

6) Jangan menggunakan helm yang pernah terbentur, karena helm tersebut tidak memiliki perlindungan yang optimal.

7) Masa waktu penggunaan HELM adalah 3 tahun sejak dikeluarkan oleh pabrik, untuk menghindari masa expires pada saat dikeluarkan oleh pabrik dan dipasarkan di toko gunakan helm selama 2 tahun.

Posted on June 5,, in Sepatu Roda / Roller Shoes and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s